Reading
Add Comment
Siapa lagi yang tidak mengenal akan sifat yang satu ini ? Ya, sombong. Sudah menjadi hal yang bersifat universal tiap orangnya. Sombong adalah sifat yang dimiliki manusia dimana dia akan beranggapan bahwa dirinya itu lebih dari yang lain, memandang rendah orang lain, meremehkan orang lain. Oleh karena itu orangyang bersifat sombong akan selalu menolak yang namanya 'kebenaran' karena dia menganggap bahwa dirinya yang paling benar.
"Takabbur adalah menolak kebenaran dan menghina orang lain." [HR. Muslim]
Sombong sendiri merupakan sifat yang dilaknat oleh Allah SWT, dengan sebab itu iblis divonis ingkar / kafir oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Isra' ayat 37 yang artinya :
"dan Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali - kali tidak dapat menembus bumi dan sekali - kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." (QS Al-Isra' : 37)
Dalam ayat ini Allah melarang kita untuk bersikap congkak dan sombong. Sebab sifat ini memuji diri sendiri yang tidak disukai oleh Allah dan orang lain. Seorang manusia hendaknya jangan berjalan dengan sikap angkuh, bergoyang - goyang ibarat berjalannya raja yang angkuh. dan maksud menyamai gunung disini adalah manusia dengan kemampuannya tidak akan bisa mencapai tujuan sebesar itu. Sebab manusia adalah hamba yang sangat hina yang dibatasi dari bawah dan atasnya. Ayat ini merupakan teguran keras, ejekan, dan cegahan bagi orang - orang yang bersikap sombong.
Lalu ? Mengapa manusia itu bersikap sombong ? Tentu saja ada hal - hal yang menyebabkan manusia itu bersikap sombong.
- Ilmu. yap, dengan ilmu ini manusia menjadi sombong. Dia merasa bahwa dirinya itu yang paling tahu akan segala hal. Senang memandang rendah dan meremehkan orang lain yang tingkat keilmuannya lebih rendah darinya. Musuh utamanya ialah orang yang ilmunya sama dengannya.
- Harta. Dengan harta yang dimilikinya dia akan bersikap sombong, senang memamerkan kekayaannya kepada orang lain sehingga menjadi fitnah bagi orang banyak. Musuh utamanya yaitu orang yang sama - sama kaya.
- Kedudukan. Dengan kedudukan yang ia duduki sekarang, ia menjadi sombong karena kehormatan jabatan yang disandangnya. Jabatannya menjadi alasan untuk sewenang - wenang memerintah orang lain dan menindas ataupun melanggar hak orang yang menjadi anak buahnya. Musuh utamanya yaitu orang yang berkedudukan sama dengannya.
- Banyak teman / pengikut. Dengan ini manusia merasa dirinya sombong karena dia lebih kuat dan mendapat dukungan banyak dari teman dan pengikutnya. Sewenang - wenang menindak orang yang tidak tunduk, hormat, dan patuh kepadanya. Musuh utamanya yaitu orang yang memiliki teman / pengikut yang sama banyaknya.
Karena 4 hal itulah manusia menjadi merasa dirinya 'wah' dari yang lain. Padahal Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya :
"Tidak akan masuk surga orang yang terdapat sebesar biji zarrah sebuah kesombongan dalam hatinya."[HR. Muslim]
Hadits tersebut sudah jelas menjadi ancaman bagi orang - orang untuk yang bersikap sombong. Meskipun kesombongan itu hanya sebesar biji zarrah, dia tidak akan bisa masuk ke dalam surganya Allah SWT. Mungkin video ini bisa menjadi renungan buat kita semua.
Dari video tersebut dapat kita lihat, bahwa sebenarnya kita jauh sangat kecil dari planet - planet, bintang - bintang, dan benda - benda ciptaan-Nya. Jika dibandingkan dengan ciptaan-Nya saja kita sangat kecil, tentu saja kita di mata-Nya sangat kecil. Tidak terpandang, dan hina.
Jadi, masih mau bersikap sombong ? Masih ingin bersikap angkuh ? Takabbur (Sombong), buat apa ? Gak ada gunanya. Besar kita dimata orang, tapi belum tentu kita besar dimata-Nya.
Writer : Kevin Ardivan




0 comments:
Posting Komentar